Denda BPJS Kesehatan

Cara Membayar Denda BPJS Kesehatan

Posted on

Apabila anda sudah terdaftar sebagai peserta bpjs kesehatan bukan penerima iuran (non PBI)maka anda wajib untuk membayar iuran bulanan bpjs kesehatan. Iuran tersebut wajib diayarkan paling lambat tanggal 10 tiap bulanya. Jika peserta mengalami keterlambatan dalam pembayaran iuran bulanan tersebut maka kartu bpjs kesehatan akan dinonaktifkan atau diblokir oleh bpjs kesehatan.

Dalam situs resmi bpjs kesehatan dijelaskan bahwa mulai tanggal 1 Juli 2016, apabila peserta bpjs kesehatan telat dalam membayar iuran 1 bulan saja maka kartu peserta bpjs kesehatan akan dinonaktifkan atau diblokir. Tidak ada denda bagi keterlambatan pembayaran iuran bulanan bpjs kesehatan. Kecuali apabila dalam 45 hari setelah pelunasan tunggakan atau setelah kartu anda dinyatakan aktif kembali, anda mendapatkan layanan perawatan rawat inap maka anda akan dikenai denda sebesar 2,5 % dari biaya pelayanan kesehatan yang anda dapatkan di setiap bulan yang tertunggak.

Baca Juga : Ada Pertanyaan Tentang BPJS Kesehatan, Hubungi Saja Call Center BPJS Kesehatan

Sebagai contoh:

Missal anda mengalami keterlambatan pembayaran iuran bulanan bpjs kesehatan selama 4 bulan. Kemudian pada tanggal 5 September 2017 ini anda melunasi tagihan tersebut. Pada tanggal 16 September 2017, anda menginap di rumah sakit dan menghabiskan biaya perawatan sebesar 5 juta.

Ingat denda akan dikenakan 45 hari setelah pelunasan. Artinya, jika sebelum tanggal 20 Oktober 2017 anda sakit kemudian harus dirawat inap maka anda akan dikenai denda dengan ketentuan sebagai berikut:

2,5% x biaya berobat x bulan tertunggak

2,5% x 5 juta x 4 =  500.000

Dari penghitungan di atas, maka anda akan dikenai denda sebesar 500.000 atas keterlambatan pembayaran iuran bulanan pbjs kesehatan anda. Sebab anda mendapatkan layanan inap dalam 45 hari semenjak kepesertaan bpjs kesehatan anda dinyatakan aktif kembali.

Lain cerita jika anda mendapatkan layanan rawat inap setelah 45 hari. Missal dari contoh di atas anda mendapatkan layanan rawat inap setelah tanggal 20 Oktober 2017 maka anda tidak akan dikenai denda.

Setelah anda memahami penghitungan denda bpjs kesehatan selanjutnya anda harus mengetahui bagaimana cara membayar denda bpjs kesehatan. Untuk membayar denda bpjs kesehatan ada beberapa berkas yang harus dibawa. Diantaranya:

  1. Foto copy KTP
  2. Foto copy Kartu BPJS Kesehatan
  3. Kartu bpjs kesehatan
  4. Surat diagnosa dari rumah sakit

Cara membayar denda bpjs kesehatan

Setelah berkas – berkas tersebut lengkap, selanjutnya untuk membayar denda bpjs kesehatan anda bisa mendatangi kantor bpjs kesehatan terdekat. Petugas kemudian akan melakukan pengecekan terhadap laporan keterlambatan anda.

Baca Juga : Cek Tagihan BPJS Kesehatan dari HP

Untuk pembayaran denda bpjs kesehatan sendiri bisa dibayarkan di bank – bank yang telah bekerja sama dengan bpjs kesehatan. Anda sebelumnya akan diberikan surat keterangan pembayaran denda dari bpjs kesehatan yang berisi rincian besar denda yang harus dibayarkan.

Sebagai tambahan, dalam situs resmi bpjs kesehatan juga disebutkan jumlah bulan tertunggak paling banyak adalah 12 bulan dan denda maksimal 30 juta rupiah. Jadi jika anda mengalami keterlambatan pembayaran iuran bulanan bpjs kesehatan lebih dari 12 bulan maka akan tetap dihitung maksimal 12 bulan. Missal terlambatnya 30 bulan maka akan tetap dihitung 12 bulan.

Incoming search terms:

  • cara membayar denda bpjs
  • denda bpjs

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *