Biaya Iuran BPJS Kesehatan bagi Peserta Pekerja bukan Penerima Upah

Dalam pelaksanaan program BPJS, pemerintah menentukan lebih dari satu kategori peserta mulai dari PNS, TNI , dan Pekerja penerima upah dari perusahaan atau buruh lainnya. Bagi kerabat pekerja penerima upah (bukan pekerja) ada biaya iuran yang harus dibayarkan, bisa dikatakan ini untuk kategori umum.

Adapun perihal Iuran untuk kerabat lain dari pekerja penerima upah (misalnya mempunyai pembantu rumah tangga, atau bisa juga saudara kandung, saudara ipar dan lain lain), peserta pekerja bukan penerima upah dan juga iuran peserta bukan pekerja. Ada macam macam kelas dengan iuran yang berbeda.

Baca Juga : Prosedur Cara Pendaftaran BPJS Bagi Peserta Pekerja Penerima Upah

Untuk kelas 1 dengan menggunakan dan memanfaatkan pelayanan dan faskes kelas 1 peserta BPJS harus membayar iuran sebesar Rp. 59.500,- (lima puluh sembilan ribu lima ratus rupiah) per orang per bulan.

Untuk Kelas 2 dengan menggunakan dan memanfaatkan pelayanan dan faskes kelas kelas 2 peserta BPJS harus membayar iuran sebesar Rp. 42.500,- (empat puluh dua ribu lima ratus rupiah) per orang per bulan.

Untuk Kelas 3 dengan menggunakan dan memanfaatkan pelayanan dan faskes kelas 3 peserta BPJS harus membayar iuran sebesar Rp. 25.500,- (dua puluh lima ribu lima ratus rupiah) per orang per bulan.

Baca Juga : Syarat Pendaftaran BPJS Kesehatan untuk Bayi dalam Kandungan

Tentu dengan berbagai macam kelas ini peserta bpjs kesehatan akan memperoleh pelayanan yang berlainan sesuai dengan kelas bpjs yang di ambil waktu melakukan pendaftaran. Layanan kelas 1 lebih lengkap dibandingkan dengan kelas 2 dan juga fasilitas kelas 2 lebih lengkap dari kelas 3. Layanan yang berbeda adalah berkenaan Kamar Inap di Rumah sakit, terkecuali untuk obat tidak tersedia perbedaan.