Jenis Imunisasi Bayi
Jenis Imunisasi Bayi

Berikut 5 Jenis Imunisasi Penting pada Bayi yang Perlu Anda Ketahui

Posted on

Kehadiran si jabang bayi merupakasn kebagiaan tersendiri bagi orang tua, terutama pada pasangan baru yang menantikan datangnya anak pertama. Sebagai orangtua pastinya menginginkan bayi yang di lahirkan dengan sehat dan tumbuh kembang yang baik.

Salah satu cara yang efektif untuk mendukung perkembangan bayi pada masa pertumbuhaan adalah dengan cara memberikan ASI Ekslusive pada bayi, namun dengan  pemberian ASI saja tidak cukup untuk si bayi tumbuh berkembang dan sehat, kita juga perlu imunisasi yang berfungsi untuk kekebalan tubuh agar terhindar dari segala jenis penyakit pada bayi. Karena begitu pentingnya imunisasi pada bayi, pemerintah  mewajibkan kepada orang tua untuk memberikan vaksin  melalui imunisasi. Melalui perantara ikatan dokter anak Indonesia atau yang di singkat IDAI, pemerintah memberikan vaksin ke pukesmas, rumah sakit ataupun  bidan praktek yang langsung bisa kita dapatkan ke tempat tersebut. Pemerintah pun memberikan 5 jenis vaksin kepada bayi yang baru lahir sampai dengan anak usia 12 tahun. Dan berikut 5 jenis imunisasi dari pemerintah yang penting untuk anak.

5 jenis imunisasi yang penting untuk bayi :

  1. Hepatitis B

Vaksin hepatitis ini di berikan kepada bayi yang masih berumur 0 bulan atau bisa kita katakan baru lahir, biasanya si perawat atau dokter memberikan vaksin ini 12 jam setelah bayi di lahirkan.  Selanjutnya setelah si anak berumur 1 bulan di kasih vaksin hepatitis yang kedua, lalu di berikan vaksin hepatitis yang terakhir pada anak berumur 3-6 bulan yang bertujuan untuk mencegah kerusakan hati pada si anak.

  1. BCG (Bacille Calmette-Guerin

Vaksin berikutnya adalah BCG, vaksin ini di berikan anak pada usia 1 bulan, yang sama pada pemberian vaksin hepatitis B yang kedua. Vaksin BCG ini bisa kita daptakan di pukesmas ataupun bidan dengan harga kurang lebih Rp50.000/vaksin. Tujuan pemberian vaksin BCG ini agar anak terhindar dari penyakit TB (tuberculosis atau penyakit pada paru paru).

  1. Polio

pada vaksin polio ini di lakukan 4 kali pemberian yaitu pada polio 0, polio 1, polio 2 dan polio 3. Pada  polio 0 vaksin yang di berikan pada bayi yang baru saja lahir yang di lanjutkan pada polio 1, pada polio 1 ini di berikan setelah 1 bulan setelah pemberian polio 0 atau bisa di katakana pada bayi umur 1 bulan. Kemudian di lanjutkan polio 2 yang di berikan pada bayi berumur 3. Dan yang terakhit polio 4 yaitu pemberian vakisin  polio pada bayi berumur 6 bulan. Manfaat dari vaksin polio ini adalah agar anak terhindar dari kelumpuhan.

  1. (Difteri, Pertusis, Tetanus) DPT

Manfaat dari pemberian vaksin satu ini agar anak terhindar 3 jenis penyakit yaitu difteri, difteri merupakan  infeksi bakteri pada saluran pernafasaan. Lalu pertusis, pertusis adalah batu rejaan yang berlangsung cukup lama. Dan tetanus, tetanus merupakan penyakt yang di sebabkan oleh bakteri, dan infeksi pada tubuh yang terluka. Vaksin DPT ini di berikan 1 kali yang pada anak berumur 2 bulan kemudian pada anak berumur 4 bulan dan yang terakhir pada anak berumur 6 bulan.

  1. Campak

Vaksin yang terakhir adalah vaksin campak, vaksin campak ini di berikan 2 kali yang pertama pada anak berumur 9 bulan dan di lanjutkan pada anak berumur 6 tahun atau kelas 1 SD. Jika pada pemberian pertama pada usia 9 bula anak tidak mendapatkan vaksin, bisa kita kombinasi dengan memberikan vaksin campak jerman dan gondongan.

Nah itu tadi beberapa iminisasi penting yang harus di berikan pada anak, karena dengan pemberian vaksin anak akan terhindar dari beberapa penyakit berbahaya yang bisa mencegah tumbuh kembangnya. Semoga bermanfaat terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *